TUGAS ASJ
ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN
1. A. Sistem Operasi Jaringan
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.
Source :
http://annalailaistifaroh05.blogspot.com/p/materi-sistem-operasi-jaringan.html
B. Admin Server
Menurut Wikipedia, administrator adalah orang yang bertugas mengurus hal-hal yang bersifat administratif. Istilah administrator digunakan juga dalam jaringan komputer dan internet dimana administrator atau sering disebut dengan istilah admin memiliki wewenang dan peranan yang besar dalam mengendalikan suatu jaringan komputer, baik lokal maupun internet. Admin yang dimaksud dalam dunia jaringan komputer adalah seseorang atau sebuah tim yang bertindak sebagai pengatur dalam suatu jaringan. Tugas dan tanggung jawab :
1. Memastikan keamanan jaringan (security)
2. Mengatur pengguna
3. Mengatur cadangan data
4. Troubleshooting atau penanganan masalah
5. Update atau pemutakhiran
Source :
http://asepmaulanayusup08.blogspot.com/p/tugas.html
2. Sistem Operasi
A. Windows Server
Windows server adalah sistem operasi versi Windows yang khusus digunakan untuk server atau datacenter. Biasanya digunakan sebagai server networking perusahaan, berbagai layanan berbasis cloud, atau sebagai server website, web app dan lain sebagainya.
Ada beberapa pilihan ketika kita hendak menggunakan OS windows server untuk menaruh aplikasi dan database kita. Berikut ini sekilas Perbedaan dan penjelasan masing-masing macam jenis versi sistem operasi Windows Server yang ada saat ini. contoh :
1. Windows Server 2000
2. Windows Server 2003
3. Windows HPC Server 2008
4. Sistem Operasi Windows Server 2008 R2
5. Sistem Operasi Windows Server 2012
6. Windows server 2012 R2
7. Windows Server 2016
Source :
http://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-macam-jenis-versi-sistem-operasi-windows-server/
B. Linux
Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Source :
http://barkahtroox.blogspot.com/2013/02/pengertian-linux-sejarah-linux.html
3. Protokol
Protokol adalah sekumpulan perintah atau sistem yang mengatur proses komunikasi, transmisi dan penerimaan informasi, pembacaan pesan serta pengkoordinasian semua komputer yang terintegrasi dalam jaringan, sehingga dapat melakukan aktifitas-aktifitas tersebut dengan lancar.
Ada pula yang mengartikan sebagai aturan dalam sebuah jaringan komputer, contohnya untuk mengirimkan pesan, informasi dan data, serta fungsi lainnya yang harus dipenuhi pengirim maupun penerima agar komunikasi berlangsung dengan baik, meskipun sistem yang berada di jaringan itu berbeda-beda.
Definisi lain dari protokol ialah pengaturan yang telah diset dalam jaringan untuk menata atau mengelola komunikasi antara beberapa perangkat komputer, sehingga komputer anggota jaringan dengan yang berbeda platform bisa saling berkomunikasi dan melakukan pertukaran data. Sederhananya, protokol merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan transmitter dan receiver supaya mereka bisa berkomunikasi serta bertukar informasi.
Source :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-protokol/
4. Fungsi Protokol :
A. IP
Protokol IP memiliki lima fungsi utama, yaitu:
1. A. Sistem Operasi Jaringan
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.
Source :
http://annalailaistifaroh05.blogspot.com/p/materi-sistem-operasi-jaringan.html
B. Admin Server
Menurut Wikipedia, administrator adalah orang yang bertugas mengurus hal-hal yang bersifat administratif. Istilah administrator digunakan juga dalam jaringan komputer dan internet dimana administrator atau sering disebut dengan istilah admin memiliki wewenang dan peranan yang besar dalam mengendalikan suatu jaringan komputer, baik lokal maupun internet. Admin yang dimaksud dalam dunia jaringan komputer adalah seseorang atau sebuah tim yang bertindak sebagai pengatur dalam suatu jaringan. Tugas dan tanggung jawab :
1. Memastikan keamanan jaringan (security)
2. Mengatur pengguna
3. Mengatur cadangan data
4. Troubleshooting atau penanganan masalah
5. Update atau pemutakhiran
Source :
http://asepmaulanayusup08.blogspot.com/p/tugas.html
2. Sistem Operasi
A. Windows Server
Windows server adalah sistem operasi versi Windows yang khusus digunakan untuk server atau datacenter. Biasanya digunakan sebagai server networking perusahaan, berbagai layanan berbasis cloud, atau sebagai server website, web app dan lain sebagainya.
Ada beberapa pilihan ketika kita hendak menggunakan OS windows server untuk menaruh aplikasi dan database kita. Berikut ini sekilas Perbedaan dan penjelasan masing-masing macam jenis versi sistem operasi Windows Server yang ada saat ini. contoh :
1. Windows Server 2000
2. Windows Server 2003
3. Windows HPC Server 2008
4. Sistem Operasi Windows Server 2008 R2
5. Sistem Operasi Windows Server 2012
6. Windows server 2012 R2
7. Windows Server 2016
Source :
http://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-macam-jenis-versi-sistem-operasi-windows-server/
B. Linux
Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Source :
http://barkahtroox.blogspot.com/2013/02/pengertian-linux-sejarah-linux.html
3. Protokol
Protokol adalah sekumpulan perintah atau sistem yang mengatur proses komunikasi, transmisi dan penerimaan informasi, pembacaan pesan serta pengkoordinasian semua komputer yang terintegrasi dalam jaringan, sehingga dapat melakukan aktifitas-aktifitas tersebut dengan lancar.
Ada pula yang mengartikan sebagai aturan dalam sebuah jaringan komputer, contohnya untuk mengirimkan pesan, informasi dan data, serta fungsi lainnya yang harus dipenuhi pengirim maupun penerima agar komunikasi berlangsung dengan baik, meskipun sistem yang berada di jaringan itu berbeda-beda.
Definisi lain dari protokol ialah pengaturan yang telah diset dalam jaringan untuk menata atau mengelola komunikasi antara beberapa perangkat komputer, sehingga komputer anggota jaringan dengan yang berbeda platform bisa saling berkomunikasi dan melakukan pertukaran data. Sederhananya, protokol merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan transmitter dan receiver supaya mereka bisa berkomunikasi serta bertukar informasi.
Source :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-protokol/
4. Fungsi Protokol :
A. IP
Protokol IP memiliki lima fungsi utama, yaitu:
1. Mendefinisikan paket yang menjadi unit satuan terkecil pada transmisi data di Internet.
2. Memindahkan data antara Transport Layer dan Network Interface Layer.
3. Mendefinisikan skema pengalamatan Internet atau IP address.
4. Menentukan routing paket.
5. Melakukan fragmentasi dan penyusunan ulang paket.
Source :
http://vimyza.blogspot.com/2010/10/internet-protocol-ip.html
B. DNS
Fungsi Utama Sistem DNS
https://habibahmadpurba.wordpress.com/2014/11/11/pengertian-dan-fungsi-domain-name-system-dns-server/
C. DHCP
Fungsi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah untuk mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer dan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer.
Komputer atau perangkat yang memberikan IP Address dinamakan sebagai DHCP Server. sedangkan komputer atau perangkat yang meminta IP Address dinamakan sebagai DHCP Client.
DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server.
Source :
http://www.fungsiklopedia.com/fungsi-dhcp/
D. FTP
- Menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
- Memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet. DNS memiliki keunggulan seperti:
- Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
- Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah tapi host name tidak berubah. Contoh:
– unsri.ac.id mempunyai IP 222.124.194.11, kemudian terjadi perubahan menjadi 222.124.194.25, maka disisi client seolah-olah tidak pernah ada kejadian bahwa telah terjadi perubahan IP.
– Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
https://habibahmadpurba.wordpress.com/2014/11/11/pengertian-dan-fungsi-domain-name-system-dns-server/
C. DHCP
Fungsi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah untuk mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer dan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer.
Komputer atau perangkat yang memberikan IP Address dinamakan sebagai DHCP Server. sedangkan komputer atau perangkat yang meminta IP Address dinamakan sebagai DHCP Client.
DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server.
Source :
http://www.fungsiklopedia.com/fungsi-dhcp/
D. FTP
Fungsi FTP server adalah sebagai berikut :
- Untuk men-sharing data.
- Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
- Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user.
- Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
http://www.netviro.com/main/support.php?cid=11&id=49
E. HTTP
HTTP atau Hypertest Transfer Protocol berfungsi untuk melakukan format
terhadap paket data yang sudah ditentukandan ditransimisikan menjadi
sebuah data/file dengan format yang disa direspon oleh browser (google
chrome, Mozilla Firefox, Opera Mini, UC Browser) sehingga
browser-browser tersebut mamapu memunculkan data yang sudah dikirim.
HTTP memungkinkan setiap komputer dapat mengirimkan dan menerima pesan. Ada banyak protocol pada jaringan komputer yang paling umum digunakan selain HTTP yaitu SMTP, FTP, IMAP, POP3 dan lain-lain.
HTTP memungkinkan setiap komputer dapat mengirimkan dan menerima pesan. Ada banyak protocol pada jaringan komputer yang paling umum digunakan selain HTTP yaitu SMTP, FTP, IMAP, POP3 dan lain-lain.
Source :
http://www.teorikomputer.com/2017/01/pengertian-dan-fungsi-http-hypertext.html
F. SMTP
Fungsi SMTP : Digunakan untuk membantu
user mengirimkan surat elektronik kepada penerima. Jadi dengan menggunakan
protocol SMTP ini, maka anda sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan
elektronik atau email kepada penerima.
Source :
http://blogkeren14.blogspot.com/2016/10/2-smtp.html
5. Port
Port adalah
soket atau jack koneksi yang terletak di luar unit sistem sebagai tempat
kabel-kabel yang berbeda ditancapkan. Setiap port pasti berbeda fungsi dan
bentuk fisiknya. Port-port tersebut adalah port serial, port paralel, port SCSI
(dibaca “scuzzy”), port USB. Selama ini kita biasanya memanfaatkan port-port
tersebut untuk mentransmisikan data.
Source :
http://pengertian-port.blogspot.com/
6. Prinsip kerja client server
Server tanpa client sama seperti rumah tanpa penghuni, maka
dibutuhkan client yang menggunakan jasa dari server. Client dan
server saling berhubungan secara timbal balik. Server secara
selektif menyediakan sumber daya yang dibutuhkan, dan client
melakukan koneksi ke server untuk meminta sumber daya tersebut.
Komunikasi client server bekerja dengan cara request-response,
dimana client meminta lalu server mengirim. Antara client dan
server harus menggunakan aturan yang sama, kapan mengirim, kapan
menerima, dan apa yang harus dikirim dan diterima. Semua aturan ini
dinamakan protocol, yaitu cara komunikasi antara dua pihak atau lebih.
Server menyediakan berbagai macam layanan, web server menyediakan halaman web, file server menyedakan file computer. Tapi, secara tidak langsung, untuk memproses halaman atau file yang diminta, server harus menggunakan sumber dayanya seperti RAM, Hardisk, CPU, dsb.
Source :
https://d1anasite.wordpress.com/teknik-komputer-dan-jaringan/prinsip-kerja-komunikasi-client-server/
7. Konfigurasi IP di debian
https://www.mahirkoding.com/konfigurasi-ip-address-di-debian/
Server menyediakan berbagai macam layanan, web server menyediakan halaman web, file server menyedakan file computer. Tapi, secara tidak langsung, untuk memproses halaman atau file yang diminta, server harus menggunakan sumber dayanya seperti RAM, Hardisk, CPU, dsb.
Source :
https://d1anasite.wordpress.com/teknik-komputer-dan-jaringan/prinsip-kerja-komunikasi-client-server/
7. Konfigurasi IP di debian
Berikut adalah langkah konfigurasi IP Address di debian :
Pastikan anda sudah login sebagai root. Jika belum, ketikkan perintah “su” lalu isikan password root yang sesuai saat instalasi.

Kemudian, ketikkan perintah berikut untuk membuka konfigurasi ip address.
nano /etc/network/interfaces

Disini kita bisa melihat konfigurasi IP Address yang sudah ada/default.

Silahkan ganti/tambahkan baris berikut untuk mengganti IP Address menjadi 192.168.1.10 dengan gateway 192.168.1.1
auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.1.10 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.1

Jika sudah, save konfigurasi dengan Ctrl + X lalu Yes (Y) -> Enter.
Restart service networking untuk menerapkan perubahan yang barusan diganti.
service networking restart

Coba lihat konfigurasi yang dilakukan dengan perintah ifconfig.

Selesai.

Notes :
- Address = IP Adress yang diinginkan.
- Subnet Mask
Istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar. - Gateway
Komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bisa berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja.
https://www.mahirkoding.com/konfigurasi-ip-address-di-debian/
Komentar
Posting Komentar